Pengalaman mengenai berkomunikasi antar budaya dengan salah satu teman di kelas dia berasal dari malaisya, tentu bukan hanya negara yang berbeda tapi budaya, bahasa, dan logat berbicara antara saya dan dia sangat berbeda, saat itu di kelas bahasa inggris saya mengenakan kerudung berwarna maroon saya datang ke kelas sedikit terlambat karna keterlambatan itu saya sedikit panik dan buru2 untuk sampai di kelas, saat sampai di tangga saya berpapasan dengan teman saya itu. saya tersenyum simpul kepadanya hanya berarti untuk menyapa, tapi sesaat dia melihat saya dan berkata "Divya kau Comel" dan langsung pergi menuju toilet. saya mengangkat alis dan tentu bingung dengan apa yang barusan saya dengar, saya berfikir saya hanya tersenyum simpul itu pun mungkin hanya mata saya yang sedikit terlihat menyipit, karna saya mengenakan cadar, saya tidak berkata apapun bahkan 'say hi' pun tidak, lalu saya berfikir kenapa dia bilang kalau saya itu comel, saya sedikit kesal dan saat kelas telah selesai saya langsung menanyakan kepadanya apa maksud dari perkataannya tadi. dan ternyata saya salah paham, comel di negaranya berarti 'Cantik' sedangkan saya memahami comel dalam artian indonesia yaitu 'Banyak bicara' ini adalah pengalaman yang menurut saya sangat lucu, karna membuat saya kesal di awal dan akhirnya setelah saya mengerti semuanya saya hanya bisa tersenyum sendiri.
Sabtu, 27 Mei 2017
Rabu, 22 Maret 2017
My Bio
Namaku Divya Diyanazliyah orang biasa memanggilku divez atau terkadang vya, aku lahir pada tanggal 22 agustus 1997 di Tasikmalaya, kota yang menyimpan berjuta sejarah tentang diriku, ayahku seorang Wirausaha aku belajar banyak hal darinya, dia mengajarkan bagaimana nilai2 kesabaran dan kejujuran harus muncul dan tertanam dalam diriku, karna menurut ayahku banyak bicara tidak akan mengubah suatu keadaan dia menanamkan sifat kerja keras dalam hidupku, karna aku pun berfikir hidup ini tidak semudah yang di bayangkan apa yang kita dapatkan di masa depan itulah yang kita lakukan saat ini, begitu juga dengan ibuku dia menanamkan banyak nilai positif dalam diriku, bukan hanya tentang bagaimana menjadi wanita yang bermanfaat tapi juga harus menjadi muslimah yang berkelas, berkelas bukan berarti hidup dengan segala hal yang brandeed tapi bagaimana menjadi wanita yang berpengetahuan dan berwawasan luas, dan masih banyak hal positif lainnya yang mreka ajarkan padaku. aku terlahir di kota yang penuh dengan cerita, ya tasikmalaya yang dahulu kota itu di juluki sebagai kota santri, tapi entah mengapa nilai itu menyusut sekarang, aku mulai menginjak bangku sekolah TK, aku bersekolah di TKA fadris, lalu menginjak di bangku SD aku bersekolah di SDN Cireungit, dan melanjutkan di MTs Fadris, dan melanjutkan lg di SMK Fadris dengan jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), sekarang aku sedang menempuh study S1 ku di UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Fakultas Dakwah & Komunikasi, dengan Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), sebenarnya kuliah di jurusan ini adalah hal yang terberat bagi saya, saya yang tidak begitu menyukai dengan hal2 yang berbau komunikasi publik sekarang mau tidak mau saya harus menghadapinya, kuliah di Universitas ini adalah keinginan ibu, Argumentasi yang slalu dia pertahankan tentang kampus ini adalah jaraknya yang notabene tidak terlalu jauh dengan kota tasik, dia menghawatirkan karna aku seorang anak perempuan beda halnya dengan keinginanku yang ingin kuliah di Yogyakarta, sebenarnya saya sudah diterima di salah satu Universitas di Yogya yaitu Universitas Mercubuana dengan Prodi Broadcast, tapi apa yang bisa saya lakukan jika izin ayah lebih berpihak pada universitas pilihan ibu
Langganan:
Postingan (Atom)
Mencegah Kasus Kekerasan Pada Anak di Perlukan Kerja Sama Dari Semua Pihak
Maraknya kasus kekerasan terhadap Hilarius Christian Event Raharjo , siswa SMA Budi Mulia Kota Bogor yang berakhir dengan kematian...
-
Sangat disayangkan akhir-akhir ini plagiarisme muncul di tengah-tengah masyarakat terpelajar terutama di setiap perguruan tinggi. ...
-
Sebenarnya banyak sekali yang harus diperbaharui di tahun 2018 nanti, bukan hanya memperbaiki niat dan kinerja dalam mencapai tu...