Senin, 01 Januari 2018

Opini Seminar 7 Irama Membaca Al-Qur'an





Kegiatan yang bertemakan “ 7 Irama Baca Al-Qur’an ” ini di berlangsung pada tanggal 29 Desember 2017 bertempat di Aula lantai 4 Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri ( UIN ) Sunan Gunung Djati Bandung, kegiatan yang di latar belakangi dari kegiatan yang diselenggarakan oleh sebagian pembimbing Praktek Tilawah adalah kegiatan positif yang dan menghasilkan banyak manfaat.

Jika memang memungkinkan kegiatan ini dilaksanakan secara rutin yang bertujuan untuk memberi pengetahuan lebih dalam mempelajari seni membaca Al-Qur’an yang tak lain adalah sebagai kitab suci dan pedoman hidup umat Islam.

Karna seni dalam membaca Al-Qur’an pun dibutuhkan, jika membaca Al-Qur’an disertai dengan bacaan dan irama yang indah maka akan terdengar sangat memberikan keindahan dan akan membuat para pendengarnya nyaman, tapi berbeda jika membaca Al-Qur’an tidak menggunakan aturan dan tidak disertai irama yang indah, bacaan Al-Qur’an tidak akan terdengar enak apalagi nyaman untuk para pendengarnya.

Acara ini juga bisa di jadikan sebagai wadah bagi mahasiswa UIN sendiri bagi yang gemar membaca Al-Qur’an, menjadi wadah bagi komunitas para pecinta Al-Qur’an, juga akan memberikan pengetahuan dan wawasan yang luas bagi mahasiswa yang lainnya yang belum terlalu mengetahui dan mengenal seni dalam membaca Al-Qur’an.

Al-Qur'an difirmankan langsung oleh Allah kepada Nabi Muhammad  melalui Malaikat Jibril, berangsur-angsur selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari atau rata-rata selama 23 tahun, dimulai sejak tanggal 17 Ramadan, saat Nabi Muhammad berumur 40 tahun hingga kematiannya di tahun 632, Umat Muslim menghormati Al-Qur'an sebagai sebuah mukjizat terbesar Nabi Muhammad, sebagai salah satu tanda dari kenabian, dan merupakan puncak dari seluruh pesan suci (wahyu) yang diturunkan oleh Allah sejak Nabi Adam dan diakhiri dengan Nabi Muhammad. Itulah sebabnya mengapa urgensi mempelajari Al-Qur’an sangat tinggi di dalam agama Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mencegah Kasus Kekerasan Pada Anak di Perlukan Kerja Sama Dari Semua Pihak

Maraknya kasus kekerasan terhadap Hilarius Christian Event Raharjo , siswa SMA Budi Mulia Kota Bogor yang berakhir dengan kematian...