Difteri adalah sebuah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium yang mengancam semua kalangan manusia bukan hanya kalangan anak kecil dan balita tapi juga remaja,bahkan dewasa dan lanjut usia. Difteri disebabkan oleh bakteri yang menyebarkan penyakit melalui partikel-partikel udara,
Penyebab lainnya adalah kontak langsung dengan benda-benda pribadi yang telah terkontaminasi oleh bakteri Corynebacterium dan cara terbaik mencegah penyakit difteri ini adalah dengan vaksin, vaksin difteri biasanya diberikan lewat imunisasi DPT (Difteri, Tetanus, Pertusis), sebanyak lima kali semenjak bayi berusia 2 bulan. Untuk anak usia di atas 7 tahun diberikan vaksinasi Td atau Tdap. Vaksin Td/Tdap akan melindungi terhadap tetanus, difteri, dan pertusis harus diulang setiap 10 tahun sekali. Ini juga termasuk untuk orang dewasa.
Karna penyakit ini menyebar dengan sangat mudah apa salahnya jika vaksin di berikan lebih sering dari pada waktu biasa yang telah di tentukan, karena mengingat penyakit difteri sangat mudah menyebar dan meluas di masyarakat, difteri harus sesegera dan secepat mungkin di hentikan entah mulai dari pemerintah kesehatan yang akan meningkatkan penyediaan vaksin, atau juga pencegahan yang extra dari para orang tua yang harus menjaga kebersihan rumah, kehigienisan alat-alat rumah tangga, peralatan balita, alat memasak dan terutama selalu menjaga kebersihan lingkungan. Difteri bisa menyerang kapan saja dan dimana saja, maka dari itu sejatinya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terkontaminasinya lingkungan dan barang-barang di sekitar kita dari penyakit bakteri itu semua merupakan kewajiban semua anggota keluarga dan masyarakat,
Bukan hanya vaksin yang di butuhkan tapi pencegahan lah yang harus benar-benar di lakukan agar lingkungan dan masyarakat tersebut tidak terkontaminasi oleh difteri. Dengan cara menjaga system imun di tubuh kita agar lebih kuat terhadap bakteri dan penyakit yang datang dan lebih sering membersihkan barang-barang pribadi, gotong royong membersihkan lingkungan setempat dengan masyarakat, tidak menggunakan barang yang sama dengan orang lain karna bisa jadi mereka telah terkontaminasi dan inilah yang memicu mudahnya penyebaran penyakit difteri.
Pihak pemerintah kesehatanpun seyogyanya tidak luput harus ikut andil menangani pencegahan difteri dengan mengadakan imunisasi tiap bulan yang di khususkan untuk pemeriksaan khusus difteri dan pemberian vaksin kepada semua kalangan masyarakat.
Divya Diyanazliyah
Mahasiswa KPI UIN SGD Bandung

Tidak ada komentar:
Posting Komentar